Minggu, 25 November 2012

Hari Guru Ke-67

..


Kemarin tepatnya 25 November 2012 para pahlawan tanpa tanda jasa merayakan Hari Jadinya yang ke-67

Salah satu sahabat mengirimkan tulisannya berisi

"Yang hidup dalam jiwa mu adalah "CINTA  & KASIH SAYANG" menyejukan bagai embun di pagi  hari. Darma Baktimu mengukir generasi bangsa  tanpa pamrih & tak kenal akhir...Engkau menjadi Inspirasi Hidup, Idola, Pengobar Semangat bagi anak didikmu...Bagai pelita di malam hari, perjuanganmu mencerdaskan anak bangsa... Engkau Layak dianugerahi" PAHLAWAN PEMBANGUNAN INSAN CENDEKIA" SELAMAT HARI GURU NASIONAL KE -67........

Rabu, 21 November 2012

Denaturasi Dan Renaturasi


Kebanyakan  fungsi protein sangat bergantung pada struktur dan bentuk tiga dimensinya.

Putih telur mengandung sekitar 85% air, 10% protein (termasuk albumin), dan sisanya karbohidrat, mineral, dan lipid. Jika protein albumin dalam putih telur dipanaskan pada suhu 60-70 C, maka protein akan mengalami denaturasi berupa koagulasi. Pendinginan tidak akan mengembalikan kebentuk awalnya
Perhatikan gugus heme dari struktur hemoglobin dibawah ini
  Apabila salah satu gugus --R pada struktur ini diganti, maka akan mengakibatkan terjadinya perusakan ikatan subsidiari yang lebih lama sehingga terjadi perubahan bentuk. Perubahan ini disebut DENATURASI. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan denaturasi antaralain perubahan suhu dan pH serta penambahan pelarut organik. Kebanyakan denaturasi merupakan reaksi yang tidak dapat balik. Sebagian lagi dapat dikembalikan ke bentuk awal melalui proses yang disebut RENATURASI.

Senin, 19 November 2012

Elektrokimia dan Aplikasi

 Ini Slide pembelajaran untuk kelas XII
https://docs.google.com/file/d/0B-Lz0vs8gZ4ASUwwZkQtdnR0cEE/edit

Harga-Menghargai


RECYCLE




Pengertian Sampah
Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan [manusia] yang berwujud padat [baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai] dan dianggap sudah tidak berguna lagi [sehingga dibuang ke lingkungan]. Alam tidak mengenal sampah, yang ada hanyalah daur materi dan energi. Hanya manusia yang menyampah [mengakibatkan munculnya sampah].
Segala macam organisme yang ada di alam ini selalu menghasilkan bahan buangan, karena tidak ada proses konversi yang memiliki efisiensi 100%. Sebagian besar bahan buangan yang dihasilkan oleh organisme yang ada di alam ini bersifat organik [memiliki ikatan CHO, bagian tubuh makhluk hidup]. Sampah yang berasal dari aktivitas manusia yang dapat bersifat organik maupun anorganik. Contoh sampah organik adalah: sisa-sisa bahan makanan, kertas, kayu dan bambu. Sedangkan sampah anorganik [hasil dari proses pabrik] misalnya: plastik, logam, gelas, dan karet.
Ditinjau dari kepentingan kelestarian lingkungan, sampah yang bersifat organik tidak begitu bermasalah karena dengan mudah dapat dirombak oleh mikrobia menjadi bahan yang mudah menyatu kembali dengan alam. Sebaliknya sampah anorganik sukar terombak dan menjadi bahan pencemar.
Karakteristik sampah di Sekolah
            Sekolah sebagai tempat berkumpulnya banyak orang dapat menjadi penghasil sampah terbesar selain pasar, rumah tangga, industri dan perkantoran. Secara umum sampah dapat dipisahkan menjadi :
  1. Sampah organik/mudah busuk  berasal dari: sisa makanan, sisa sayuran dan kulit buah-buahan, sisa ikan dan daging, sampah kebun (rumput, daun dan ranting).
  2. Sampah anorganik/tidak mudah busuk berupa : kertas, kayu, kain, kaca, logam, plastik , karet dan tanah.
            Sampah yang dihasilkan sekolah kebanyakan adalah jenis sampah kering dan hanya sedikit sampah basah. Sampah kering yang dihasilkan kebanyakan berupa kertas, plastik dan sedikit logam. Sedangkan sampah basah berasal dari guguran daun pohon, sisa makanan dan daun pisang pembungkus makanan.
Pengelolaan sampah
  1. Pemilahan yaitu memisahkan menjadi kelompok sampah organik dan non organik dan ditempatkan dalam wadah yang berbeda.
  2. Pengolahan dengan menerapkan konsep 3R yaitu:
    • Reuse (penggunaan kembali) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu yang masih memungkinkan untuk dipakai [penggunaan kembali botol-botol bekas].
    • Reduce (pengurangan) yaitu berusaha mengurangi segala sesuatu yang dapat menimbulkan sampah serta mengurangi sampah-sampah yang sudah ada.
    • Recycle (daur ulang) yaitu menggunakan sampah-sampah tertentu untuk diolah menjadi barang yang lebih berguna [daur ulang sampah organik menjadi kompos].
  3. Untuk sampah yang tidak dapat ditangani dalam lingkup sekolah, dikumpulkan ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) yang telah disediakan untuk selanjutnya diangkut oleh petugas kebersihan ke Tempat Pembuangan Akhir(TPA).
Perancangan Pengelolaan Sampah di Sekolah
Di lingkungan sekolah, pengelolaan sampah membutuhkan yang perhatian serius. Dengan komposisi sebagian besar penghuninya adalah anak-anak [warga belajar] tidak menutup kemungkinan pengelolaannya pun belum optimal. Namun juga bisa dipakai sebagai media pembelajaran bagi siswa-siswinya. Salah satu parameter sekolah yang baik adalah berwawasan lingkungan.
Sampah basah bisa diolah menjadi kompos. Prosesnya mudah dan sederhana. Anak usia sekolah SD hingga SLTA bisa mengerjakan sendiri. Pembuatan kompos dengan sampah basah di sekolah bisa menjadi media pembelajaran untuk anak didik. Setidaknya anak akan belajar tentang Ilmu Pengetahuan Alam. Anak juga akan belajar menghargai lingkungan. Mereka akan belajar bagaimana sampah itu bisa bermanfaat bagi manusia bukan hanya sebagai sesuatu yang kotor dan menjijikkan. Kompos yang dihasilkan dapat digunakan untuk memupuk tanaman yang ada atau sebagai bahan campuran media tanam dalam pot.
Kertas bekas yang dihasilkan banyak sekali yang berjenis HVS. Jenis kertas ini di kalangan pemulung memiliki harga yang paling tinggi. Belum lagi kertas karton, kertas pembungkus makanan dan kertas jenis lainnya. Khusus untuk sampah kertas, bisa dilakukan dua hal untuk pengelolaannya.
  1. Yang pertama adalah daur ulang sebagai pengelolaan sendiri. Sampah kertas bisa didaur ulang dengan cukup mudah. Kertas bekas dipotong kecil-kecil dan direndam ke dalam air. Proses berikutnya adalah diblender hingga berubah menjadi bubur kertas. Dari sinilah kreativitas anak diperlukan. Bubur kertas bisa dijadikan bahan kertas daur ulang atau bisa dijadikan bahan dasar kreativitas lain, misalnya topeng kertas atau bentuk pigora.
  2. Bentuk pengelolaan kedua adalah sistem pemilahan untuk dijual. Kertas berjenis HVS dipisah dari jenis lain misalnya koran, karton dan kerdus. Kertas bekas yang sudah dipilah tadi dijual ke pemulung. Pemulung secara berkala akan datang ke sekolah untuk mengambil kertas tersebut.
Jenis sampah lain yang juga lumayan banyak di sekolah adalah plastik. Sampah ini sebagian besar terdiri dari bungkus plastik dan botol minuman mineral. Untuk jenis terakhir inilah yang sekarang banyak dicari orang. Botol minuman bekas yang berbahan plastik PET bisa didaur ulang menjadi biji plastik. Demikian juga halnya dengan kaleng minuman bekas yang berbahan logam. Sampah jenis ini juga sebaiknya dipilah, dikumpulkan untuk kemudian dijual. Anak-anak juga dapat berkreasi merangkainya menjadi barang kerajinan atau hiasan dinding.

Dengan sistem pemilahan ini diharapkan anak didik dapat belajar betapa sampah yang semula kotor dan menjijikkan ternyata memiliki nilai jual. Mata pelajaran ekonomi dapat dipelajari dari seonggok sampah di sekolah. Anak didik akan menyadari bahwa peluang kerja ada di sekitarnya, bukan hanya dicari tapi dapat juga diciptakan.
Dalam perancangan pengelolaan sampah di sekolah, para siswa perlu dilibatkan secara aktif. Hal ini dapat dilakukan dengan pembentukan regu-regu yang bertugas secara terjadwal. Kegiatan pameran dan kompetisi berkala dapat dilakukan untuk meningkatkan kepedulian terhadap pengelolaan sampah.  Menulis di blog atau majalah dinding merupakan latihan yang bagus untuk menumbuhkan jiwa-jiwa mengelola sampah. Sehingga muncul kesadaran baru bahwa,  “Sampah bukan masalah, tetapi peluang”.
Semoga wacana ini dapat diwujudkan minimal sedikit diterapkan di lingkungan SMA Al-Azhar 3 Bandar Lampung


Senin, 12 November 2012

XII IPA 4

Uji Blok 3
Untuk Kelas XII IPA 4
1.    Tuliskan setengah reaksi yang terjadi pada anode dan katode berdasarkan notasi sel voltanya.
a.    Pt½Fe2+ (aq)  ½½ Ag+ (aq) ½Ag(s)
b.    Fe(s), Fe3+ (aq)  ½½ Cl2(g), 2Cl- (aq)  ½Pt
2   2.    Gunakan metode setengah reaksi untuk menyetarakan reaksi-reaksi redoks berikut .
a.    SO42-  + Zn Þ Zn2+  + SO2 (suasana asam)
b.    MnO4-  + C2O42- Þ CO2 + MnO2 (suasana basa)
3   3.    Tentukan arus listrik yang digunakan untuk memproduksi 28,3 gram emas dari elektrolisis larutan AuI3 selama 10 menit. (Ar Au=197)e
4  4.    Dalam suatu sel volta terjadi reaksi...
Sn + 2Ag+ Þ Sn2+ + 2Ag     Jika diketahui Eo Sn2+½ Sn = -0,14V           
dan Eo Ag+½ Ag = +0,80V, maka potensial standar sel tersebut adalah...
5  5.    Arus listrik i digunakan untuk menghasilkan 20 g Cu dari larutan CuSO4, Dengan arus listri yang sama berapa Ni yang akan dihasilkan pada elektrolisis larutan NiCl2? (Ar Ni = 58,7 dan Ar Cu = 63,5)



Minggu, 11 November 2012

soal kompetensi kelas X


Spesial For X.7 & X.8
Kirim jawaban beserta penyelesaian anda ke email yang sudah diberikan!!
                              Uji Blok 3


1.  Unsur X dengan nomor atom 19 bersenyawa dengan unsur Y yang mempunyai nomor atom 8. Jenis ikatan yang terjadi dan rumus senyawa yang dibentuk adalah ....
a.  kovalen, X2Y                                   
b.  kovalen, XY2
c.  ion, X2Y
d.  ion, XY2
e.  ion,  XY
2.   Diantara unsur-unsur dibawah ini yang paling stabil adalah...
a.     8P               b.  9Q            c. 10R            d. 12S            e. 20T
3.   Ikatan ion terdapat pada pasangan senyawa...
a.   NaCl dan HCl            c. NH3 dan SO3
b.  HCl dan NH3              d. SO3 dan KOH                 e. KOH dan NaCl
4.   Senyawa yang terbentuk jika 15A berikatan dengan unsur 20B mempunyai rumus kimia...
a.     AB                        c. A2B                               e. B3A2
b.     AB2                                   d. B2A3
5.   Molekul senyawa berikut merupakan senyawa kovalen polar, kecuali...
a.     HCl             b. H2O          c. NH3           d. CHCl3        e. CO2
6.     Diantara senyawa dibawah ini yang berikatan kovalen adalah...
a.  HCl               b. KCl           c. MgF2              d. K2O           e. MgO
7.     Cara untuk mendapatkan kestabilan atom unsur yng bernomor atom 6 adalah dengan...
a.     melepaskan empat elektron valensinya membentuk ion dengan muatan -4
b.     mengikat empat elektron valensinya membentuk ion dengan muatan -4
c.     melepaskan empat elektron valensinya membentuk ion dengan muatan +4
d.     mengikat  empat elektron valensinya membentuk ion dengan muatan +4
e.     membentuk empat pasangan elektron dengan atom lain
8.     Diantara molekul-molekul dibawah ini, yang mempunyai ikatan kovalen rangkap dua adalah...
a.     N2  (nomor atom N =7)
b.     H2  (nomor atom H =1)
c.     O2  (nomor atom O =8)
d.     H2 O
e.     NH3  
9.     Diantara molekul-molekul berikut yang  tidak memenuhi kaidah oktet tetapi cukup stabil adalah ....
a.    H2 O                        c. PCl3  
b.    CO2                         d. PCl5                     e. H2CO3
10.  Senyawa Klorida (Cl) dengan unsur 20X mempunyai rumus kimia...
a.    X2Cl              c. XCl                                 e. XCl3
b.    X2Cl3                d. XCl2